Postingan

Pendengar Diana

Belum terlalu larut malam untuk Diana pulang ke kost, ini kali pertamanya dalam 6 bulan Diana pulang lebih awal dari biasanya. Pukul tujuh malam Diana sudah bisa meninggalkan pekerjaanya di kantor merupakan hal yang patut dirayakan. Bukan karena bos yang menuntutnya bekerja terus menerus, bukan pula Diana yang tidak bisa membagi waktu pekerjaanya yang hasilnya dia harus lembur, tidak begitu. Diana hanya sengaja pulang lebih malam agar sesampainya di kost dia bisa langsung tidur dan tidak memikirkan hal-hal yang tidak jelas. Seperti menyalahkan diri sendiri atau menyalahkan segala yang terjadi pada hidupnya baru-baru ini. Diperjalanannya menuju kost, ia melipir ke arah kedai kopi dekat kost nya. Hanya untuk duduk santai sambil membaca novel yang telah ia beli 2 hari yang lalu di Toko Buku Sanubari. Bukan buku keluaran baru. Ia memilih novel Raksasa dari Jogja yang sebenarnya sudah sering ia baca namun novel tersebut hilang di kereta ketika ia hendak menyambangi tantenya di Surabaya da...

Pemeran Ekstra

Ternyata Tuhan ku tidak tidur. Ternyata Tuhan ku mengamati ku. Ternyata Tuhan ku sedang tertawa. Ternyata Tuhan ku mempermalukan ku. Ternyata.... aku sangat bodoh. Ternyata aku hanya pemain ekstra dari sebuah romansa rumit pemilik cerita yang usang. Pemain ekstra yang diberi nyawa hanya untuk meratapi nasib dan ketiban sial bertubi-tubi. Mengisi kekosongan situasi agar lebih menarik banyak penonton. Melolong bagai anjing hutan yang sedang melihat seekor mangsa, mengejar terus menerus walaupun ternyata itu hanya pantulan sinar rembulan, bukan mangsa. Sia-sia. Lelah tiada akhir. Pemain ekstra yang katanya sudah menjadi lebih baik, ternyata lebih buruk. Ironi.                 “Sudah sadar?” seorang wanita paruh baya menepuk pundak Diana                 “Hmmm... ternyata aku tidak lebih baik dari sebelumnya. Sangat sulit menjadi baik”...

Puisi Malam

Dongeng Semalam Langkah ayal yang tak berujung sampai Hanya meniti tanpa ujung tak bisa dihentikan Sedu yang semakin sering menghiasi malam kelabu Sungguh memberatkan hati yang tak tahu kapan harus berhenti Katanya hanya masalah jarum jam yang terus berputar Nyatanya belum sanggup menghentikan rindu yang terus bergulir Belum sempat menjadi pemeran, sudah harus menjadi akhir Dongeng semalam belum tuntas Penghujung Asa Kehadiran lawan menjadi perayaan mewah baginya Tiada napas yang tak terengah ketika panah siap untuk dilepaskan Mengingat asa untuk merdeka sudah dekat Berbaris dibelakang komando dengan perasaan risau Kemenangan yang membahagiakan harus membunuh ratusan lawan Hidup tidak ada yang adil Harus ada yang mati demi bahagia yang lain Asa ku yang masih abu akan terus menunggu hingga menjadi putih Sekali lagi, ini tentang merdeka Jika memang perayaan datang kabari aku

Sambat Jarene

Hujan deras mengguyur sebagian kota pagi ini. Bangun tidur dan mendengakr rintikan air hujan yang menghantam seng rumah tetanggak. Berisik. Tetapi, bersyukur banget akhirnya kota yang beberapa bulan ini kering kerontang diguyur jugak sama derasnya hujan. Alhamdulillah. Drrrrttttt Drtttttt..... Sonia :       Rara, hari ini agenda kemana? Aku :       Ini masih jam 6 subuh dan aku baru bangun. Udah nanya agenda hari ini aja lu Sonia :       Sambat nih.... temenin ke kedai kopi lah Aku :       Kalau sambat tuh shalat, jam 7 shalat dhuha sana Sonia :       Beneran nih, mau kagakk nemenin? Aku :       Jangan siang. Males. Pasti panas Sonia :       Ah elaaaah ini loh hujan, dingin dah diluar Aku : Berapa lama sih lu tinggal di kota ini??? mau hujan badai pun klo udah selesai hujanny...

Thousand Roses!

Gambar
  Ketika mama ulang tahun dibulan Oktober Ketika hari ibu, roses for love  Halo Namaku Indrianita Dwi Wahyuning Tias, dari namaku pasti sudah pada tahu aku anak kedua. Umurku menginjak usia 23 tahun pada November lalu. Tidak ada yang spesial dari usia ku itu hanya pertambahan usia yang berarti harusnya aku menjadi sosok anak yang lebih dewasa. Ralat. Usiaku bertambah berarti Tuhan berbaik hati memberi kesempatan bagiku untuk bisa menjalani hidup lebih panjang. Aku yang 23 tahun ternyata berbeda dari aku yang 18 tahun. Berasa sangat berbeda. Berusaha memperbaiki diri terus menerus ternyata membuatku bahagia. Setelah kilas balik ke momen dahulu ternyata aku lebih mandiri dan tahu apa yang menjadi hal baik untukku. Aku yang sekarang terbentuk dari lingkungan yang aku pilih sendiri. Maksudnya? Aku tahu lingkungan seperti apa yang bisa membuatku menjadi pribadi yang lebih baik. Sampai sekarang aku bersyukur aku memilih teman-teman yang baik padaku. ...

TIDAK USAH JATUH CINTA SEKALIAN

Tidak ada kebahagiaan yang tak diikuti oleh kedukaan. Berawal bahagia bisa berakhir duka.   Berawal dari duka bisa berakhir kebahagiaan. Tidak bisa kita atur sendiri kapan bahagia dan duka harus datang. siap-siap saja. Terlalu sakit akan hal yang berulang ternyata bisa mengubah pola pikir ku tentang suka dan sayang. Seperti orang yang sedang putus asa nampaknya, iya, sedang mengobati segala duka yang sedang menyebar. Ternyata ku tidak belajar dari kesalahan. Ternyata ku belom bisa membatasi hati. Ternyata ku belom bisa memperbaiki dan ternyata ku belom bisa sayang tanpa hati. Ku kira karena status ku jadi gila ternyata tanpa status pun rasanya sama. Terlalu percaya diri jika tanpa status bisa lebih bahagia, ternyata tidak mudah, terjebak di perangkap yang sama. Jika tahu begini lebih baik tidak usah jatuh cinta sekalian. Aku tidak salah. Tapi kalau sudah begini semua jadi salahku juga. Tidak usah menyalahkan dirimu sendiri kalau masih ada sakit yang kurasa. ...

Sirius

Gambar
Source : Pinterest Apakabar Sirius?  Kita bertemu kembali malam ini. Kali ini ceritaku berbeda dari yang kemarin, jangan bosan, aku tidak akan menyalahkan keadaan ku sekarang. Tidak akan menyalahkan diri sendiri karena aku tahu aku lebih baik dari kemarin. Sirius... Ada pertanda dari semua doaku beberapa waktu ini. Sangat jelas seperti aku melihatmu sekarang. Kamu sangat terang seperti biasa, aku bisa melihatnya dari kejauhan. Hatiku yang sekokoh tebing es di Kutub Selatan kemarin, sekarang lebih bisa mencair dengan panasnya matahari yang kini semakin tidak karuan. Ada rahasia yang belum kubagikan bersamamu, ternyata tidak seburuk itu mendengar sesuatu yang jauh dari ekspektasi yang kubangun sendiri. Ekspektasi yang selalu membuatku hancur sekarang bisa ku kendalikan, tidak hancur, hanya sedikit tergeser. iya, sakit, tapi tidak sesakit saat itu. Tidak juga membuatku berhenti mencari. Sirius... Kamu pasti melihatnya dari sana kan, tolong sampaikan p...