Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Thousand Roses!

Gambar
  Ketika mama ulang tahun dibulan Oktober Ketika hari ibu, roses for love  Halo Namaku Indrianita Dwi Wahyuning Tias, dari namaku pasti sudah pada tahu aku anak kedua. Umurku menginjak usia 23 tahun pada November lalu. Tidak ada yang spesial dari usia ku itu hanya pertambahan usia yang berarti harusnya aku menjadi sosok anak yang lebih dewasa. Ralat. Usiaku bertambah berarti Tuhan berbaik hati memberi kesempatan bagiku untuk bisa menjalani hidup lebih panjang. Aku yang 23 tahun ternyata berbeda dari aku yang 18 tahun. Berasa sangat berbeda. Berusaha memperbaiki diri terus menerus ternyata membuatku bahagia. Setelah kilas balik ke momen dahulu ternyata aku lebih mandiri dan tahu apa yang menjadi hal baik untukku. Aku yang sekarang terbentuk dari lingkungan yang aku pilih sendiri. Maksudnya? Aku tahu lingkungan seperti apa yang bisa membuatku menjadi pribadi yang lebih baik. Sampai sekarang aku bersyukur aku memilih teman-teman yang baik padaku. ...

TIDAK USAH JATUH CINTA SEKALIAN

Tidak ada kebahagiaan yang tak diikuti oleh kedukaan. Berawal bahagia bisa berakhir duka.   Berawal dari duka bisa berakhir kebahagiaan. Tidak bisa kita atur sendiri kapan bahagia dan duka harus datang. siap-siap saja. Terlalu sakit akan hal yang berulang ternyata bisa mengubah pola pikir ku tentang suka dan sayang. Seperti orang yang sedang putus asa nampaknya, iya, sedang mengobati segala duka yang sedang menyebar. Ternyata ku tidak belajar dari kesalahan. Ternyata ku belom bisa membatasi hati. Ternyata ku belom bisa memperbaiki dan ternyata ku belom bisa sayang tanpa hati. Ku kira karena status ku jadi gila ternyata tanpa status pun rasanya sama. Terlalu percaya diri jika tanpa status bisa lebih bahagia, ternyata tidak mudah, terjebak di perangkap yang sama. Jika tahu begini lebih baik tidak usah jatuh cinta sekalian. Aku tidak salah. Tapi kalau sudah begini semua jadi salahku juga. Tidak usah menyalahkan dirimu sendiri kalau masih ada sakit yang kurasa. ...

Sirius

Gambar
Source : Pinterest Apakabar Sirius?  Kita bertemu kembali malam ini. Kali ini ceritaku berbeda dari yang kemarin, jangan bosan, aku tidak akan menyalahkan keadaan ku sekarang. Tidak akan menyalahkan diri sendiri karena aku tahu aku lebih baik dari kemarin. Sirius... Ada pertanda dari semua doaku beberapa waktu ini. Sangat jelas seperti aku melihatmu sekarang. Kamu sangat terang seperti biasa, aku bisa melihatnya dari kejauhan. Hatiku yang sekokoh tebing es di Kutub Selatan kemarin, sekarang lebih bisa mencair dengan panasnya matahari yang kini semakin tidak karuan. Ada rahasia yang belum kubagikan bersamamu, ternyata tidak seburuk itu mendengar sesuatu yang jauh dari ekspektasi yang kubangun sendiri. Ekspektasi yang selalu membuatku hancur sekarang bisa ku kendalikan, tidak hancur, hanya sedikit tergeser. iya, sakit, tapi tidak sesakit saat itu. Tidak juga membuatku berhenti mencari. Sirius... Kamu pasti melihatnya dari sana kan, tolong sampaikan p...