Tidak Perlu Membuat Janji

Sebenarnya di dalam kita hidup sering kali melakukan janji-janji yang sebenarnya belum tahu apakah kita bisa menepati janji itu atau tidak. Janji itu sah untuk ditagih. Janji adalah utang. Lebih baik mengingatkan dari pada membiarkan karna itu utang. Janji yang kita buat akan selalu diingat selalu.


Kecewa..


Terkadang membuat janji kecil pun menjadi sulit untuk menepatinya. Aku tahu betul rasanya janji kecil yang sebenarnya manis tapi dilupakan atau terlupakan oleh si pembuat janji. Bagaimana rasa kecewanya, ingin mengingatkan tapi tidak enak. Hal hasil hanya bisa berharap seseorang itu sadar bahwa janjinya tidak di tepati. Tidak apa-apa tidak menepatinya tapi setidaknya ingat bahwa pernah membuat janji, itu saja sebenarnya udah cukup oh salah, udah luar biasa cukup. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Hujan Datang #3

Pendengar Diana

Bello, I'm Back on Blog